70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK

70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK - Hallo sahabat Berita Otomatis, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul 70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : 70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK
link : 70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK

Baca juga


70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK

Ambon, Malukupost.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon Godlief Isak Soplanit menyatakan, 70 persen perusahaan di Ambon belum menerapkan Upah Minimum Kota (UMK) bagi para karyawan.
Ambon, Malukupost.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon Godlief Isak Soplanit menyatakan, 70 persen perusahaan di Ambon belum menerapkan Upah Minimum Kota (UMK) bagi para karyawan.

"Pengawasan yang dilakukan sepanjang tahun 2017 dan awal 2018 perusahaan yang belum menerapkan UMK sesuai ketentuan umumnya usaha ritel yakni penjualan baju dan usaha makanan dan minuman seperti kedai kopi dan makanan," katanya di Ambon, Senin (7/5).

Menurut dia, dari 4.000 perusahaan yang beroperasi di Kota Ambon, 30 persen perusahaan telah menerapkan UMK serta mendaftrakan pekerjanya pada BPJS kesehatan dan ketenagakejaan, sementara 70 persen belum menerapkan standar UMK serta BPJS.

"Masih ada ribuan perusahaan yang belum memenuhi hak-hak tenaga kerja. Kita berharap hasil pengawasan akan dilakukan evaluasi tim guna diketahui berapa jumlah perusahaan yang sudah menerapkan UMK dan BPJS atau yang belum menerapkan sama sekali," katanya.

Ia mengatakan, UMK Ambon Tahun 2017 ditetapkan sebesar Rp2,1 juta, dan tahun 2018 meningkat menjadi Rp2,3 juta. Penetapan UMK ini harus ditindaklanjuti dengan pembayaran upah bagi karyawan.

"Penerapan UMK yang belum maksimal dikarena kondisi ekonomi memberikan peluang yang kurang efektif bagi pelaku usaha untuk membayar UMK sesuai ketentuan," ujarnya.

Godlief mengakui, tim pengawasan UMK telah diarahkan untuk melakukan bimbingan sambil menunggu kebijakan dari Pemerintah Provinsi Maluku, mengingat penetapan UMP dan UMK berdasarkan surat keputusan Gubernur Maluku.

"Kita terkendala untuk melakukan bimbingan serta penindakan bagi pelaku usaha, karena kewenangan untuk melakukan penindakan dilakukan Pemprov Maluku, tetapi kita akan terus mengawasi dan melakukan pembinaan kepada pelaku usaha, " tandasnya.

Ia menambahkan, jika ada perusahaan mikro yang belum mampu memberikan upah sesuai UMK, diminta untuk menyurati Disnaker Kota Ambon sehingga dikeluarkan rekomendasi bahwa perusahaan tersebut membayar upah tenaga kerja sesuai pendapatan perusahaan.

Selain itu usaha mikro yang tidak mampu dan merasa keberatan atas upah yang ditetapkan, dapat mengajukan keberatan ke dinas maupun Dewan Pengupahan Kota (DPK).

"Dari keberatan tersebut akan kita rekomendasikan untuk memberikan upah sesuai pendapatan perusahaan," ujar Godlief. (MP-6)


Demikianlah Artikel 70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK

Sekianlah artikel 70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel 70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK dengan alamat link http://beritaotomatis.blogspot.com/2018/05/70-persen-perusahaan-di-ambon-belum.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "70 Persen Perusahaan Di Ambon Belum Terapkan UMK"

Post a Comment